|
SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA SMP NEGERI 21 SEMARANG
Pada tahun 1975 di Semarang bagian atas, tepatnya di Desa Karangrejo, Banyumanik terdapat sekolah yang bernama SMP Usaha Desa atas prakarsa Lurah Banyumanik yang bernama Mardi Sunarto. Pada saat itu sekolah tersebut hanya terdapat satu kelas dan jam belajarnya pada siang hari karena masih menumpang di SD Banyumanik. tenaga pengajarnya berasal dari guru negeri dan guru swasta secara sukarela.
Pada tahun 1976 SMP Usaha Desa menerima murid baru dengan status filial SMP Negeri 5 Semarang sebanyak satu kelas. Pada tahun 1977 Lurah Banyumanik menyerahkan sebagian tanah bengkok kepada pemerintah untuk pembangunan gedung SMP Usaha Desa. Pemerintah membayar ganti rugi atas tanah bengkok tersebut. sejak saat itu SMP Usaha Desa menjadi bagian dari sekolah milik pemerintah. Nama SMP Usaha Desa berubah menjadi SMP Negeri Banyumanik. Hal tersebut juga dikuatkan dengan keluarnya SK Mendikbud RI No. 0935/O/th 1977 pada tanggal 1 Oktober 1977.
SMP Negeri Banyumanik yang beralamat di Jalan Karangrejo Raya No. 12 Banyumanik mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Kepala sekolah yang menjabat adalah Bapak Muh. Syarifudin. Beliau menjabat sampai tahun 1982 dan digantikan oleh Bapak BJ. Suparno. Tepatnya pada tanggal 4 Oktober 1984 terjadi perubahan nama SMP Negeri Banyumanik menjadi SMP Negeri 21 Semarang. Masa jabatan Bapak BJ Suparno berakhir pada tahun 1990. Kepala sekolah selanjutnya adalah Ibu Hj. Djohariah Soerdjohadi. Beliau menjabat selama tiga tahun, mulai tahun 1990 sampai tahun 1993. Beliau digantikan oleh Ibu Dra. Sri Mulyani yang menjabat pada tahun 1993 sampai tahun 2002. Pengganti Ibu Dra. Sri Mulyani adalah Bapak Abdul Ghafur, tetapi beliau belum sampai menjalankan tugasnya karena sakit sampai wafat. Setelah itu SMP Negeri 21 Semarang dipimpin oleh YMT Kepala Sekolah selama dua kali. Beliau adalah Bapak Drs. Mulriyadi, M.Pd dan Bapak Drs. Sukirman, S.Pd, MM. Kepala sekolah selanjutnya adalah Bapak H. Sunaryo Prodjo, M.Pd. Beliau menjabat mulai tahun 2003 sampai tahun 2009. Pada masa kepemimpinan beliau, SMP Negeri 21 Semarang terus berkembang. Salah satunya dengan ditetapkannya SMP Negeri 21 Semarang sebagai Sekolah Standar Nasional pada tahun 2005 dengan SK Direktur Pembinaan SMP Depdiknas No. 960/C3/Kp/2005.
Adanya inovasi dalam pembelajaran yang berbasis IT serta bilingual dalam kegiatan belajar mengajar serta sarana dan prasarana yang mendukung, maka SMP Negeri 21 Semarangditetapkan sebagai Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional pada tahun 2008 dengan SK Direktur Pembinaan SMP Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan menengah Depdiknas Nomor 1446/C3/DS/2008.
Program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional merupakan program yang mempunyai harapan ke depan agar dapat mencetak siswa berkualitas dan mampu menghadapi pesatnya perkembangan IPTEK dalam era globalisasi. Keberhasilan program ini sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat sekitar, pemerintah kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat dan masyarakat SMP Negeri 21 itu sendiri.
Setelah Bapak H. Sunaryo Prodjo, M.Pd., SMP Negeri 21 Semarang dipimpin oleh Bapak HM. Suyadi, S.H., S.Pd., M.M yang menjabat pada tanggal 1 November 2009 sampai sekarang. Semoga SMP Negeri 21 Semarang tetap menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi masyarakat Banyumanik tetapi masyarakat kota Semarang dan bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

|