|
Written by Estu
|
|
Monday, 02 November 2009 00:00 |
|

Pelajaran olahraga. Di mana pun dan siapapun siswa berada pasti akan bersorak sorai dengan pelajaran yang satu ini. Terbayang keasyikkan di benak mereka tatkala harus belajar di luar kelas. Kesedihan akan menimpa jika pelajaran olahraga diisi dengan teori di dalam ruang kelas. Antusias mengikuti pelajaran di dalam dan di luar kelas jauh berbeda. Fenomena ini membuktikkan kepada kita semua bahwasanya siswa membutuhkan situasi yang berbeda dari hari biasanya. Situasi pembelajaran di dalam kelas cenderung membuat beberapa siswa kurang antusias mengikuti. Apalagi jika pelajaran yang diberikan berupa teori saja atau pelajaran yang mereka anggap killer. Menyikapi hal tersebut SMPN 21 Semarang berusaha untuk memenuhi kebutuhan belajar di luar kelas melalui program Outdoor Study pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2009 pukul 05.30 – 19.00 wib. SMPN 21 Semarang melaksanakan kegiatan Outdoor Study ini rutin setiap setahun sekali. Pada tahun ini sebanyak 178 siswa kelas VII SMPN 21 Semarang mengikuti kegiatan Outdoor Study di SMKN 2 Jepara, Sentra Industri Patung, Museum Kartini dan Pantai Kartini Melalui kegiatan kunjungan tersebut, diharapkan siswa dapat memperoleh ilmu pengetahuan secara nyata dengan terlibat langsung di lokasi kegiatan. Salahsatu contohnya tampak siswa diberikan kesempatan untuk mencoba alat membuat gerabah/ keramik. Pelajaran inilah yang membuat anak terkesan sepanjang masa, Learning by doing. Sebenarnya bisa saja kita mengadakan alat tersebut di ruang kelas. Namun suasana akan berbeda dibandingkan dengan kita berada di lokasi secara langsung. Obyek outdoor study kali ini dipilih dengan tujuan agar siswa-siswi dapat mengetahui cara-cara pembuatan patung/ketrampilan membuat patung serta mengenal dan mengetahui sejarah kebudyaan bangsa/kekayaan sumber daya alam. Tentu saja obyek yang dipilih berdasarkan dari materi yang berkaitan dengan mata pelajaran di kelas.
|
|
Last Updated on Tuesday, 01 December 2009 03:35 |